5 Tips Mewarnai kerajinan Tekstil Sendiri Di Rumah

    65

    5 Tips Mewarnai kerajinan Tekstil Sendiri . Kain merupakan salah satu bahan paling favorit di dalam dunia kerajinan, banyak sekali jenis kerajinan tekstil yang menggunakan bahan baku dari tekstil,meski kebanyakan berkutat di wilayah aksesoris dan pakaian. Anda mungkin pernah berpikir ketika membuka lemari pakaian anda dan terdapat banyak sekali pakaian lama anda yang tak pernah terpakai, bagaimana cara menghidupkannya kembali. disin kita bisa belajar bersama mari simak tips-tips berikut ini:

    kerajinan tekstil illustrasi kreasi pewarnaan tekstil

    Mewarnai tekstil atau pakaian adalah salah satu cara terbaik untuk memberi icon baru kepada pakain lama favorit anda, atau anda suatu saat ingin berkreasi sendiri dalam pewarnaan bahan dasar dari kerajinan scarf anda, ini dia 5 tips dalam mewarnai kerajinan tekstil dirumah.

    baca juga : Kerajinan Tekstil dan Jenis-jenisnya 

    Beberapa Tips Mewarnai Kerajinan Tekstil Sendiri 

    1. Pilah dan pilih bahan tekstil sebelum diwarnai

    Langkah paling awal dari tahapan ini adalah pemilahan bahan tekstil untuk diwarnai, pemilihan bahan kain tekstil karena tidak semua bahan ain tekstil bisa memberikan pewarnaan, Mayoritas kain tekstil juga dapat menerima pewarnaan, termasuk beberapa jenis tekstil dari bahan sintetis.apa sih bahan sintetis?Bahan sintetis merupabah bahan kulit buatan. Jenis bahan ini merupakan campuran dari bahan kimia yang memiliki banyak varian tekstur.  Dan ada juga bahan tekstil yang sama sekali tidak dapat menerima pewarnaan, sekeras apapun usaha kita dalam mewarnainya. Berikut adalah berbagai jenis kain tekstil dan berbagai material lain tersebut.

    kerajinan tekstilKain katun

    • Katun 100%, linen, sutra, wol, rami
    • Sintetis seperti rayon dan nylon
    • Serat yang dicampur dengan kapas minimal 60% atau bisa juga dicampur juga dengan  serat dyeable lainnya (campuran akan mewarnai merata tapi tidak akan mencapai warna yang sepenuhnya)
    • plastik berbasis nilon seperti yang ditemukan di kancing
    • Bahan-bahan alami seperti kayu, rotan, kertas, bulu dan gabus

    Namun ada juga kain dan bahan-bahan lain yang tidak akan menerima pewarna, seperti:

    kerajinan tekstilkain polyester

    • Polyester, acrylic, asetat, fiberglass, spandex dan serat logam
    • Kain dengan lapisan karet (seperti karpet)
    • Kain dengan sentuhan finishing khusus seperti penolak air
    • Kain dengan kerusakan karena pemutih atau pewarnaan yang berlebih
    • Kain berlabel dicuci hanya dalam air dingin atau “dry clean only”
    • plastik polietilen seperti cakram golf
    • plastik polikarbonat seperti frame kacamata

    baca juga: 8 Macam Kerajinan dari Tekstil

    2. Pilih pewarna yang cocok dan baca aturan pakai

    Selain tergantung pada merek pewarna, Anda juga harus memilih pewarna berdasarkan kandungan serat tekstil Anda. misalnya seperti, RIT DYE yang akan bekerja pada serat alami atau sintetis, tapi RIT DYE ini memiliki formula tersendiri untuk kain alami dan poli (untuk paduan serat alami dan poli Anda dapat menggunakan kedua rumus dengan bersama-sama).RIT DYE juga memiliki teknik pewarnaan gradasi yang tersedia khusus untuk item yang akan sering dicuci.

    3. Atur ruang pengerjaan

    pertama anda harus menyiapkan bahan-bahannya, mulai dari lap, plastik hingga koran bekas di tempat yang mudah di jangkau dari lokasi pengerjaan pewarnaan agar dapat membersihkan kotoran tumpahan dengan segera,dan bersiaplah untuk mencuci dengan bersih semua yang akan terlewati oleh larutan pewarna, mulai dari ember, panci atau mesin cuci kecuali anda menginginkan semua perabotan anda memiliki warna yang serupa.

    kerajinan tekstilatur ruang pengerjaan pewarnaan

    pilihan lain yang bisa digunakan adalah dengan menggunakan ember plastik atau pot stainless steel yang digunakan untuk mencelupkan atau memanfaatkan wastafel yang terbuat dari stainless steel. Jangan pernah mewarnai atau membasuh dalam tempat pencuci dan porselen atau fiberglass karena mereka cenderung untuk meninggalkan noda membandel.

    4. Jadilah kreatif & inovatif

    Jika anda ingin berexperimen dengan mewarnai tekstil lebih dari satu warna caranya adalah memulai dari warna yang paling terang dan pindah ke warna yang rada gelap,

    kerajinn tekstilkreasi tye dye yang menarik

    Untuk warna lebih memukau ketika pencelupan kain yang mengandung kapas, rayon, rami, dan linen, tambahkan garam kurang lebih 1 cangkir untuk pencelupan. Sedangkan untuk pencelupan kain nilon, sutra dan wol, tambahkan 1 cup cuka putih ke proses pencelupan. Jika memungkinkan tunda penambahan garam atau cuka selama kurang lebih 5 menit setelah kain telah di celup. Penundaan akan membantu untuk meningkatkan tingkat warna pencelupan agar menjadi memukau.

    baca juga : Perbedaan Kerajinan Tekstil Modern Dan Tradisional

    5. Perawatan setelah pewarnaan

    Adalah ide kreatif dan inovatif  barang bekas yang baik untuk mencuci kain yang baru anda warnai sendiri hingga dua, tiga cucian. dengan ini, kalau ada warna tersisa yang belum terlarut tidak akan merusak barang-barang lainnya ketika dicuci bersama (mengakibatkan kelunturan).

    Itulah 5 tips mewarnai tekstil yang bisa anda lakukan sendiri dirumah. Saatnya menjadi pengusaha kerajinan yang kreatif dan bersama memajukan kerajinan Tekstil indonesia.

    No ratings yet.

    Please rate this

    Tinggalkan Koment