Kerajinan Sepatu Lukis Devriansyah, Kreasi Beromset Besar dan MeraihPenghargaan

    0
    6

    Berangkat dari hobi dan usaha coba-coba pada tahun 2009, ternyata malah mengubah nasib Devriansyah menjadi seorang wirausaha muda. Seniman yang juga sarjana teknik industri lulusan Universitas Trunojoyo, Bangkalan, Jawa Timur ini membuat produk sepatu lukis, toples flanel, mahar pernikahan, lukisan kaca, dan seni kreatif lainnya.

    Usaha yang dikembangkan pemuda kelahiran Jakarta, 8 Desember 1989 ini, terbilang langka dan unik.Seperti melukis di atas media sepatu, media logam, kaca dan lain sebagainya. Mendesain dan memproduksi mahar pernikahan yang kreatif dan unik, hingga toples flanel yang dikreasikan dalam berbagai bentuk unik, seperi bentuk kue tart, karakter kartun, dan bentuk-bentuk lucu lainnya.

    “Ini bisa untuk hiasan di rumah sehingga terlihat lebih manis,” ujar Devriansyah, saat ditemui VIVA.co.id, beberapa waktu lalu.

    Tahun 2014, Devriansyah kemudian melegalkan usahanya dengan mendirikan CV Devri Art Production. Perseroan komanditer ini kini memiliki 19 karyawan, dengan omset penjualan rata-rata Rp45 juta per bulan. Asetnya hingga saat ini mencapai Rp60 juta.

    “Apa yang saya karyakan ini awalnya hobi saja. Kenapa sekarang menjadi usaha, dulu pernah mengalami kesulitan bayar uang kuliah. Lalu, saya putuskan hobi ini menjadi mata pencaharian,” kata wirausaha muda binaan Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda Dan Olahraga Republik Indonesia ini.

    Walaupun unik, ternyata usahanya tidak langsung sukses. Devriansyah juga harus berhadapan dengan para kompetitor yang telah lebih dulu menjalankan usaha serupa, terutama dengan para pelukis konvensional.

    “Saya melakukan inovasi produksi dengan merubah media kreatif dari bahan yang konvensional, kemudian melukis dengan media sepatu, dan bahan unik lainnya,” ujar usahawan muda yang juga menjabat Ketua UKM Seni Nanggala Bangkalan.

    Terpilihnya Devriansyah menjadi juara 1 lomba wirausaha muda pemula berprestasi tingkat nasional pada tahun ini untuk kategori industri kreatif, semakin mendorongnya untuk mengembangkan usaha. Atas prestasi dan dedikasinya, Devriansyah mendapat hadiah uang tunai sebesar Rp50 juta dari Kemenpora.

    “Alhamdulillah. Hadiah ini saya jadikan suntikan modal meningkatkan produksi dan membuka cabang baru di Madura dan Jawa Timur,” ujar Devriansyah, saat hadir menerima penghargaan dan hadiah di Jakarta.

    Via : viva

    Leave a Reply