Potensi Besar Dari TIga Industri Kreatif Di Indonesia

39

Belakangan ini industri kreatif di Indonesia terus berkembang dan menunjukkan tren positif. Karena itu, perlu dukungan penuh dari pemerintah serta elemen terkait lainnya. Kepala Badan Ekonomi Kreatif ( Bekraf) Triawan Munaf mengatakan, melihat fakta dan data setidaknya ada tiga sektor dalam industri kreatif yang terus menunjukkan kemajuan. Ketiga sektor ini telah berkontribusi pada perekonomian Indonesia secara kolektif. “Yang sudah jelas-jelas besar dan begitu kita fasilitasi sedikit saja bisa lebih besar lagi adalah fashion, kuliner dan craft kriya,” kata Triawan ditemui di Jakarta Pusat, Jumat (27/9/2019).

Menurut Triawan, dengan adanya perkembangan pada ketiga sektor industri kreatif ini, perlu ada dukungan secara berkelanjutan dari pemerintah. Sehingga, para pelaku-pelaku industri bisa terus maju dan berkembang guna memberikan dampak positif. Sebab, selama ini industri kreatif telah berkontribusi pada Pendapatan Dometik Bruto (PDB) triliunan rupiah. “Tiga lagi yang punya nilai tinggi dan masih under service, artinya kurang difasilitasi,” ujarnya. Dia menyebutkan, adapun tiga subsektor industri kreatif yang belum maksimal difasilitasi ialah film, musik, dan games. Jenis industri kreatif ini dipandang belum berkembang maksimal karena terhambat oleh aturan atau regulasi. “Untuk diketahui, industri games Korea lebih besar dari industri filmnya, jadi games ini sangat berpotensi dan kita sudah fasilitasi dengan banyak sekali kegiatan games. Di antaranya setiap tahun kita mengadakan kegiatan games prime lalu kita sertakan pelaku pelaku pembuat games Indonesia berpameran di luar negeri,” sebut dia.

Kendati sudah beri ruang pada industri kreatif sektor games, ungkap Triawan, di tengah masyarakat Indonesia masih ada stigma atau anggap negatif atas upaya tersebut. Industri games selalu dipandang sebelah mata dan tidak punya dampak atau kontribusi kepada perekonomian Indonesia. “Ada salah persepsi tentang games disangkanya. Kita ini (dianggap) mempromosikan games-games luar negeri seperti Mobile Legend, dan lain-lain. Karena kebetulan mereka sudah lebih dulu, lebih besar, teknologinya lebih maju sehingga mereka diakui jadi satu alat untuk e-sport,” jelasnya. Tak dimungkiri sektor ekonomi kreatif terus berkembang pesat di Indonesia. Pada 2017 misalnya, sektor ini menyumbang sekitar Rp 990 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 17,4 persen dan tahun ini diproyeksikan menyumbang PDB sebesar Rp 1.041 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 18,2 persen.

 

No ratings yet.

Please rate this

Tinggalkan Koment