Tasikmalaya Creative Festival Cetak Rekor Dunia

    50

    Tasikmalaya dikenal dengan daerah yang memiliki potensi sangat besar dari segi kebudayaan, kuliner, landscape maupun industri kreatif. Namun, potensi ini belum tergali dengan baik dan semakin tertekan oleh tuntutan persaingan dunia usaha yang semakin kompetitif menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Situasi ini menyebabkan nama dan produk Tasikmalaya semakin meredup di pasar domestik dan internasional. Oleh karena itu, Tasikmalaya membutuhkan sebuah dorongan untuk terus meningkatkan daya saing, satu diantaranya adalah dengan membuat acara yang dapat menjadi sorotan publik secara luas;

    Kegiatan yang diharapkan dapat memberikan multiplier effect untuk menggairahkan perekonomian Priangan Timur, khususnya Tasikmalaya; Bukan hanya sebuah acara sere-monial tetapi merupakan acara yang dapat mengangkat nama Tasikma-laya; Menjadikan Tasikmalaya kembali dikenal sebagai daerah yang penuh dengan kreativitas akan hal – hal positif, sebuah acara yang kita perkenal-kan dengan nama “TASIKMALAYA CREATIVE FESTIVAL”.

    Rangkaian Kegiatan Tasikmalaya Creative Festival

    Tasikmalaya Creative Festival merupakan serangkaian acara yang terdiri dari pagelaran seni dan budaya, pameran industri kreatif, karnaval, dan hiburan lainnya. Serangkaian acara tersebut diselenggarakan dalam 4 hari berturut-turut, dimana pada hari pertama sampai keempat akan diadakan pameran industri kreatif dan pagelaran seni dan budaya sunda, dan pada hari terakhir akan ada karnaval kreatif yang diikuti oleh ratusan peserta.

    Di tahun 2016 ini acara Tasikmalaya Creative Festifal kembali diadakan yang merupakan hasil inisiasi Bank Indonesia dan didukung penuh oleh Pemerintah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.
    TCF 2016 akan dimulai pada tanggal 6 Oktober dan berakhir pada 9 Oktober 2016 berlokasi di Jalan HZ. Mustofa ( Area Tugu Amaul Husna ), ditutup dengan Carnaval Creative dan juga pemecahan rekor MURI yaitu taplak bordir terbesar yang berukuran 80 meter persegi.

    Seperti yang di kutip dari radar tasikmalaya, Antusiasme warga tasikmalaya tidak surut meski rintik hujan terus mengguyur kota tasik, sejak minggu pagi warga sudah memadati jalan KH zaenal mutofa yang menjadi lokasi karnafal tersebut, para peserta menunjukan aneka kreatifitas dari berbagai bahan limbah rumah tangga menjadi karya seni yang unik, Ada juga kreasi fashion menggunakan bahan baku mandong dan juga payung gelis yang merupakan cirikhas kerajinan asal tasikmalaya.

    Selain memberikan hiburan kepada warga tasikmalaya dan sekitarnya, Tasikmalaya Creative Festival 2016 yang di gagas bank Indonesia kembali memecahkan rokor muri dunia dengan taplak meja terbesar.

    Menurut salah satu pembuat taplak meja pembuatan taplak meja dengan ukuran jumbo tersebut memakan waktu lebih dari 2 bulan dengan dikerjakan oleh 10 orang.

    Acara yang sudah berlangsung rutin setiap tahunnya ini bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas, kedepan nya acara seperti ini akan menarik minat masyarakat diluar tasikmalaya bahkan manca negara.

    No ratings yet.

    Please rate this

    Tinggalkan Koment